Slinga, 9 Juli 2026, PPM Daarussalaam menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) yang diikuti oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan MTs Muhammadiyah 04 Purbalingga dan MA Tahfidzul Qur’an Daarussalaam Muhammadiyah Purbalingga. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 9 Juli 2026, bertepatan dengan 24 Muharram 1448 H.
Mengusung tema “The Winning School: Strategi SPMB melalui Ethos Guru yang Unggul dan Growth Mindset 3”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam membangun budaya kerja yang unggul sekaligus mempersiapkan strategi menghadapi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) melalui peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Hadir sebagai narasumber, Ust. Daryono, S.Pd.I., M.Pd., Kepala SMP Muhammadiyah Adiwerna, Kabupaten Tegal, yang dikenal memiliki pengalaman dalam pengembangan sekolah unggul. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa keberhasilan sebuah sekolah tidak hanya ditentukan oleh fasilitas, tetapi juga oleh ethos kerja guru, semangat untuk terus belajar, serta pola pikir berkembang (growth mindset) yang mampu melahirkan inovasi dalam pembelajaran dan pelayanan kepada peserta didik.
Hadir juga Ketua PCM Slinga Ustadz H. Rochim, S.Pd., dan mudir PPM Darussalam Ustadz Mujahidin Aziz, S.Pd.I Al-Hafizh.

Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias. Berbagai materi, pengalaman, dan strategi praktis dibahas untuk membangun sekolah yang berprestasi, berkarakter Islami, serta mampu memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada masyarakat.
Melalui kegiatan In House Training ini, diharapkan seluruh guru dan tenaga kependidikan semakin termotivasi untuk meningkatkan profesionalisme, memperkuat kerja sama tim, serta menghadirkan inovasi dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, PPM Daarussalaam bersama MTs Muhammadiyah 04 Purbalingga dan MA Tahfidzul Qur’an Daarussalaam Muhammadiyah Purbalingga semakin siap mewujudkan lembaga pendidikan yang unggul, berkemajuan, dan menjadi pilihan utama masyarakat.
“Guru yang terus bertumbuh akan melahirkan generasi yang terus maju. Sekolah unggul dimulai dari guru yang memiliki semangat belajar, melayani, dan menginspirasi.”(AP)
















