Inspirasi Datang, karena Silahturahmi

0
1123

Niat dan membuat time schedule kegiatan silaturahmi sudah ada sejak lama. Ada saja, kendala yang terjadi. Biasanya karena kesibukan masing-masing personil. Kompak atau bersama menjadi pemantik semangat, walaupun sebetulnya tidak harus berangkat semuanya, apabila ada kesibukan yang tidak dapat ditinggalkan.

Solusinya, harus dibahas yang semuanya dapat mengikuti kegiatan silaturahmi ini.

Terkait kegiatan silaturahmi ke Ponpes Daarul Ulum Majenang Cilacap, yang direncanakan berangkat ahad pagi, digeser menjadi ahad siang. Itu gambaran hasil diskusi membahas kesibukan masing-masing. Alhamdulillah Allah Swt memberikan waktu leluasa, walaupun mengubah rencana. Itulah rencana manusia, yang menentukan adalah sang Maha Penentu. Yakin saja, bahwa pilihan Allah Swt itu yang terbaik.

Bismillah start dari Purbalingga pukul 11.03. Kebetulan kondisi kendaraan tidak padat, sehingga driver sangat leluasa memicu panther milik PPMTQ Daarussalaam Slinga Purbalingga. Terhenti agak lama, kebetulan akan melewati pintu perlintasan kereta api, bersamaan dengan segera lewatnya ular besi. Satu kereta api lewat, pintu masih tertutup. Ternyata akan ada satu kereta api lagi dari arah berlawanan.

Berhenti selanjutnya, shalat dhuhur di Rawalo. Tepatnya ada masjid di kompleks pertokoan sebelah kanan jalan. Driver mengajak untuk sebentar meluruskan badan dan kaki. Untuk persiapan perjalanan dua – tiga jam selanjutnya.

Berhenti berikutnya, mengisi solar full sampai kenyang mobil panthernya. Ternyata penumpangnya ketularan, perut sudah meminta diisi bahan bakar juga. Alhamdulillah di tepi jalan Lumbir – Majenang ada rumah makan sederhana, tapi sangat bersih dan nyaman.

Tukang parkir memberi kabar, katanya Majenang sudah dekat, sekitar satu jam perjalanan lagi. Teman-teman berkomentar, “masa satu jam katanya sudah dekat”.

Alhamdulillah sampai ke Ponpes Daarul Ulum Majenang Cilacap, bersamaan dengan berkumandangnya adzan asar. Di pondok sudah ditunggu oleh saudara seperjuangan dengan berbagai jenis suguhan. Katanya sebagai pelepas lelah dan dahaga.

Diskusi dengan tema “Problematika atau dinamika pesantren” menjadi menu utama. Saling tukar informasi dan saling menggali inspirasi. Tidak terasa waktu sudah hampir maghrib. Rencana sebelum maghrib sudah start pulang ke Purbalingga. Apa daya, tuan rumah mencegahnya dan mengajak diskusi dilanjutkan setelah shalat maghrib, di tempat yang berbeda.

Ternyata rombongan dari Daarussalaam Slinga Purbalingga diajak makan malam bersama dengan menu sangat variatif. Sambil menunggu makanan tersaji, kembali melanjutkan obrolan saat di pesantren.(*)

 

 

 

 

 

Artikulli paraprakPPMTQ DAARUSSALAAM menyelanggarakan shalat Gerhana Total
Artikulli tjetërPeka tidak sama dengan tanggung jawab

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini