FAI UHAMKA Jalin Kerja Sama Strategis dengan PontrenMu Banjarnegara dan Purbalingga: Wujud Penguatan Dakwah dan Pendidikan Pesantren

0
439

Banjarnegara, 6 Agustus 2025 — Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA) melakukan pembinaan dan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Pondok Pesantren Muhammadiyah (PontrenMu) dari wilayah Banjarnegara dan Purbalingga, dalam sebuah acara yang berlangsung di Gedung PusdaMu (Pusat Dakwah Muhammadiyah) Banjarnegara.

Kegiatan ini mendapat pembinaan langsung dari Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren (LPP) PP Muhammadiyah, Dr. Maskuri, M.Ed. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan motivasi dan wawasan tentang pentingnya peran pesantren dalam memperkuat dakwah Muhammadiyah.

> “Dilatarbelakangi oleh minimnya dai, Muhammadiyah bangkit mendirikan pesantren. Lembaga-lembaga yang telah ada dirasa masih perlu tambahan sentuhan khas dunia pesantren yang kuat dengan tradisi kitab-kitab turats dan penguasaan bahasa Arab,” ungkap Dr. Maskuri.

Beliau juga memaparkan perkembangan signifikan jumlah pesantren Muhammadiyah sejak Muktamar ke-47 hingga kini. Jika sebelumnya baru mencapai seratusan, kini pada Muktamar ke-48 telah melonjak menjadi 445 pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia — dan jumlah ini terus bertambah.

Dekan Fakultas Agama Islam UHAMKA, Prof. Ai Fatimah Nur Fuad, Lc., MA., Ph.D., turut menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap gerakan PontrenMu. Ia menegaskan bahwa FAI UHAMKA siap memberikan akses pendidikan tinggi kepada para asatidz dan tenaga pendidik yang telah berkiprah di dunia pesantren agar bisa memperoleh gelar akademik yang diakui.

> “Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi para pejuang PontrenMu untuk melanjutkan pendidikan formal di FAI UHAMKA. Kami meyakini FAI akan menjadi lebih kuat dan berdaya saing jika diisi oleh para alumni pesantren Muhammadiyah,” ujar Prof. Ai Fatimah.

Acara diakhiri dengan penandatanganan MoU antara FAI UHAMKA dan sejumlah pondok pesantren Muhammadiyah yang hadir, termasuk di antaranya PPMTQ Daarussalaam Muhammadiyah Cabang Slinga, Purbalingga.

Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, para mudir, asatidz, serta santri tingkat akhir dari PontrenMu Banjarnegara dan Purbalingga.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan lahir sinergi antara pendidikan pesantren dan pendidikan tinggi, sebagai upaya memperkuat basis kader ulama dan dai Muhammadiyah yang berilmu dan berintegritas.

Artikulli paraprakMTs Muhammadiyah 04 Purbalingga Mulai Terima Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari Pemerintah
Artikulli tjetërMTs Muhammadiyah 04 Purbalingga Gelar Doa Bersama untuk Sukses Zona Integritas Menuju WBK

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini